
PARTICIPANT FULL SPIRIT! Para atlet dan official siap memberikan yang terbaik di Porsenijar Nasional 2025. Perjuangan ini untuk kemajuan olahraga dan seni di kalangan guru. (Kontributor Gambar : Haning)
PGRI Jawa Timur Melangkah Perkasa, Siap Warnai Porsenijar Nasional 2025 di Bandung
Bandung, 25 November 2025 – Semangat juang guru-guru Jawa Timur kembali diuji di ajang bergengsi nasional. Kontingen Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) Nasional 2025 PGRI Jawa Timur telah resmi berangkat menuju Bandung untuk unjuk kebolehan di Gimnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Keberangkatan mereka dari Stasiun Gubeng, Surabaya, menandai dimulainya sebuah perjalanan yang tak hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang persatuan dan dedikasi bagi dunia pendidikan. Dukungan moral dan semangat juga mengalir deras dari Ketua PGRI Jawa Timur, Dr. H Djoko Adi Waluyo, ST., M.M., DBA., yang meski tidak turut serta dalam rombongan, memberikan dukungan dan motivasi yang besar bagi seluruh kontingen untuk berprestasi dan menikmati setiap momen pertandingan.
Di balik rutinitas mendidik dan mencerdaskan anak bangsa, tersembunyi jiwa-jiwa atletis dan seni yang berapi-api. Para guru dari Bumi Majapahit ini membawa misi mulia: mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional. Dengan seragam khas dan semangat menyala-nyala, mereka berangkat bukan sebagai individu, tetapi sebagai satu tim yang solid di bawah bendera PGRI Jawa Timur.
Kontingen yang dipimpin oleh Drs. Hariyadi, M.Pd., ini terdiri dari para pendidik multitalenta. Mereka akan bertanding dalam berbagai cabang, mulai dari ketangkasan strategi di papan catur yang diwakili oleh Alif Fajar Nur Rohim, hingga kecepatan reflek di meja tenis yang diperebutkan oleh atlet seperti Aisyah Farah Aini, Ike Wendi Lestari, Dea Novitasari (putri) dan Adi Sucipto, Agung Budi Suhardiansyah, Yusuf Nurdiawan (putra). Tak ketinggalan, ketangkasan bulu tangkis akan dipertandingkan oleh Brigita Cecelia Armanda, Dyah Kristi Puspitaningrum, Yuhyi Rohmati Robbi (putri) dan Ahmad Zainul Arifin, Dicky Arditya Aji, Muhammad Rizal (putra). Sementara suara emas Nelvalerine Tiurma dan Supali Gunarso siap memukau juri dalam kategori menyanyi solo. Didampingi oleh official yang berkompeten di bidangnya, seperti Ruskamto, M.Pd. (Tari Tunggal) dan Siti Rusbandiyah, S.Pd. (Tenis Meja), Drs. Siswaji, M.Pd (Catur), Munthohar, S.Pd, M.Si (Menyanyi Solo) kontingen ini telah mempersiapkan diri dengan maksimal.
Di balik layar, kesiapan logistik, akomodasi, keamanan, kesehatan, dan dokumentasi perjalanan ini ditangani dengan cermat oleh tim pendamping yang dipimpin oleh Sekretaris Tim, Drs. Edy Wuryanto, M.Pd., MM., dengan dibantu oleh Dra. Endang Pudyasrini, M.Pd., dan Haning Aji Sukma Putra. Sinergi ini memastikan para atlet dan official dapat fokus sepenuhnya pada pertandingan tanpa direpotkan oleh urusan teknis di lapangan.
Kegiatan yang berlangsung dari 26 hingga 28 November 2025 ini lebih dari sekadar turnamen. Ini adalah sebuah festival kolaborasi antara olahraga, seni, dan pembelajaran. Acara seperti upacara seremonial, pertunjukan seni, dan defile kontingen akan menjadi momen untuk menunjukkan identitas dan kebanggaan sebagai guru Jawa Timur. Mereka tidak hanya mengejar podium, tetapi juga membangun jaringan, bertukar pikiran, dan menginspirasi sesama pendidik dari seluruh Indonesia untuk tetap aktif dan kreatif. Semangat ini sejalan dengan visi membangun dunia olahraga yang harmonis dan dinamis di kalangan guru, membuktikan bahwa profesi guru adalah panggilan jiwa yang seimbang antara olah pikiran, rasa, dan raga.
Setelah melalui persiapan yang intensif, kontingen PGRI Jawa Timur kini siap bertanding. Mereka dijadwalkan tiba di Stasiun Bandung Kota dan langsung memulai rangkaian acara di Gimnasium UPI. Perjalanan pulang rencananya akan dilakukan pada 28 November 2025, dengan membawa segudang pengalaman dan, semoga, prestasi yang membanggakan.
Keberangkatan tim ini merupakan bukti nyata komitmen PGRI Jawa Timur dalam memajukan dan memberdayakan anggotanya, tidak hanya sebagai tenaga pendidik profesional tetapi juga sebagai individu yang utuh dan inspiratif. Selamat bertanding dan berkarya untuk para guru hebat Jawa Timur! Jayalah pendidikanku, jayalah olahragaku! (albas#19)